Madyjewellery.id – Turki berencana buat terus meningkatkan produksi emasnya supaya tidak terlalu bergantung di impor, kata presiden negara itu recep tayyip erdogan.
“produksi emas kami yang hampir nol di tahun 2000 memecahkan rekor sejarah republik [Türkiye] menggunakan 42 ton di tahun 2020. Dari data lima tahun terakhir, rata-homogen produksi kami kurang lebih 35 ton,” istilah erdogan saat upacara pembukaan tambang emas gubretas di anatolia barat.
Tambang baru, yang terletak pada bagian barat negara itu, berencana membentuk 6,lima ton emas per tahun.
“dengan penemuan-penemuan baru, kami bertujuan buat menaikkan produksi kami. Ini akan sebagai penting pada hal neraca perdagangan luar negeri,” kata erdogan. “selama bertahun-tahun, turki tak dapat memanfaatkan potensinya di bidang logam mulia. Turki telah sebagai target sejumlah akbar plot [untuk menghambat sektor logam mulianya] menggunakan dalih lingkungan hidup.”
Erdogan ingin turki lebih mandiri mengenai logam mulia serta tidak terlalu bergantung di impor.
“tahun lalu, ekspor mineral kami meningkat 9,1% dibandingkan tahun sebelumnya dan mencapai $6,lima miliar, memecahkan rekor dalam sejarah republik pada bidang ini,” tambah erdogan. “kami telah menaikkan kontribusi industri pertambangan kami terhadap produk domestik bruto berasal 11 miliar lira turki menjadi 93 miliar lira dalam 14 tahun terakhir.”
Impor emas turki melonjak 543% menjadi $tiga,1 miliar di bulan september sebab inflasi tahunan melaju ke level tertinggi 24 tahun sebesar 83,45%. Bank sentral turki ialah salah satu asal sedikit bank sentral yang memangkas suku bunga pada tahun 2022, mengambil suku bunga primer dari 14% sebagai 9%.
Bank sentral negara itu juga menaikkan pembelian emas tahun lalu, menambahkan 31 ton emas ke pada cadangannya di q3, yang menaikkan cadangan emasnya menjadi 489 ton.
sumber : kitco.com

