Madyjewellery.id – Konvoi emas telah kandas mendekati usd 2.000 per ons dini pekan kemarin sebab rencana federal reserve mungkin meningkatkan suku bunga pada pekan ini. Ini bakal menjadi penentu konvoi harga emas dunia.
Analis kini bersiap buat mengurai komentar ketua federal reserve jerome powell menyusul kenaikan 25 basis poin yg diperkirakan terjadi di hari rabu.
Pasar emas bereaksi terhadap dolar As yang lebih bertenaga setelah bank of japan mengisyaratkan akan mempertahankan kebijakan moneter ultra-lenggang minggu ini serta melihat tidak terdapat urgensi pada menyesuaikan acara kontrol kurva imbal yang akan terjadi, kata analis pasar senior oanda edward moya.
Ini tidak selaras menggunakan pertemuan federal reserve yg akan datang di hari rabu, di mana kenaikan 25 basis poin dihargai menggunakan kesempatan hampir 100 %, berdasarkan cme fedwatch tool.
“harga emas melemah sebab penguatan dolar sesudah laporan bahwa boj cenderung ke arah meninggalkan strategi kontrol kurva imbal hasil tidak berubah,” istilah moya. “dolar mengendarai gelombang kecil di sini, dan itu menempatkan kenaikan mingguan ketiga emas pada akibat,” tambahnya dikutip asal kitco, senin (24/7/2023).
Ada pula risiko pullback yg lebih dalam pada emas minggu depan, tetapi sebagian akbar berjuntai pada retorika powell.
“pedagang emas memiliki banyak info buat diikuti minggu ini, dan itu bisa mendukung pullback yg lebih dalam Jika fed mempertahankan opsi buat pengetatan lebih lanjut serta Bila pendapatan terus sebagian besar memberikan ketahanan ekonomi AS tetap ada,” tambah moya.
“sebelum kembang api bank sentral menyala minggu depan, emas tampaknya bakal berkonsolidasi antara kisaran usd 1.940 serta usd 1.980.”
sumber : liputan6.com




