MadyJewellery.id – Penanam modal dan pedagang perlu mencurigai level emas $dua.000 per ounce di minggu depan karena pasar menavigasi volatilitas lebih lanjut yang diciptakan sang perkiraan sikap kebijakan moneter lebih tinggi buat jangka panjang yg hawkish dari federal reserve, menurut beberapa analis. Dari cme fedwatch tool, pasar memandang peluang nyaris 100% bahwa federal reserve akan mempertahankan suku kembang tidak berubah antara 5,25% dan lima,50%. Di waktu yg sama, federal reserve diperkirakan akan mempertahankan kebijakan moneter yang restriktif di masa mendatang.
Oleh hansen, kepala seni manajemen komoditas pada saxo bank, mengatakan bahwa perilaku hawkish federal reserve terus menjauhkan investor berasal membeli produk-produk yang diperdagangkan pada bursa yang didukung emas , sebuah adegan pasar penting yang diperlukan buat mendukung nilai pada level saat ini. Dia berkata bahwa kecuali harga emas bisa menembus $dua.000 per ounce, beliau memperkirakan bakal terjadi aksi ambil laba dan konsolidasi nilai pada minggu depan. “emas diperdagangkan pada saluran naik yang sangat curam, yang menyoroti tidak cuma kekuatan reli saat ini, tetapi pula perlunya konsolidasi,” katanya dalam sebuah anotasi pada hari jumat. “awal pekan ini, logam kuning terkoreksi lebih rendah, cuma buat temukan bantuan di peluang pertama tepat pada atas $1950. Penutupan pada atas $2000 mungkin mengindikasikan pergerakan menuju dua rekor penutupan tertinggi lebih kurang $2050 dari maret 2022, dan mei tahun ini.” Tetapi, beliau menambahkan bahwa semua pertaruhan bakal lenyap Jika federal reserve tidak bereaksi terhadap kenaikan imbal yang akan terjadi obligasi.
Para analis mencatat bahwa meskipun ada beberapa dampak yg masih terdapat, kebijakan moneter federal reserve memiliki akibat yang lebih kecil terhadap emas sebab ketidakpastian geopolitik serta kecemasan utang mendukung permintaan safe-haven dalam saat dekat.
Prospek bullish buat emas muncul sebab harga sepertinya bakal mengakhiri minggu ini di daerah yang cukup netral, menahan sebagian akbar kenaikan yg dicapai dalam 2 minggu terakhir. Emas berjangka bulan desember terakhir diperdagangkan pada $1.990 per ounce, turun hanya $4 asal nilai penutupan minggu lalu.
Julia cordova, pendiri cordovatrades.Com, mengatakan bahwa dia bisa melihat nilai emas berkonsolidasi minggu depan Jika harga tidak bisa melampaui $2.000 per ounce. Kinerja emas untuk mempertahankan kenaikannya baru-baru ini terjadi sebab imbal hasil obligasi 10-tahun tetap berharta di kisaran 5% dan indeks dolar AS menerima dukungan kuat pada atas 106 poin. Galat satu pendorong terbesar bagi emas ialah ketidakstabilan geopolitik sebab perang israel dengan hamas yang terus memicu ketegangan pada timur tengah. Masih belum pasti apakah atau kapan angkatan pertahanan israel bakal mengirim pasukan ke gaza.
“skenario mirip itu akan menjadi informasi jelek bagi mereka yg mengharapkan peredaan perseteruan,” kata ricardo evangelista, analis senior di activtrades. “kebalikannya, taruhannya semakin tinggi, serta semakin akbar kemungkinan pihak ketiga, mirip hizbullah serta iran, akan terlibat. Dengan latar belakang ini, meskipun imbal akibat obligasi pemerintah semakin tinggi serta dolar AS menguat, nilai emas tetap semakin tinggi karena kekhawatiran para penanammodal. Mencari kepastian di kawasan perlindungan tertinggi.”
Di waktu yg sama, beberapa analis berkata bahwa emas telah mampu menahan imbal yang akan terjadi obligasi yang lebih tinggi sebab penanammodal mulai penekanan pada krisis utang AS yg akan terjadi.
Beberapa analis mengatakan ada ancaman yang semakin besar bahwa imbal hasil obligasi tidak bakal berjuntai di kebijakan moneter the fed karena investor menuntut iuran pertanggungan yang lebih tinggi sebab meningkatnya defisit negara, ad interim imbal yang akan terjadi obligasi 10 tahun sebanyak 5% terus memberikan tekanan di kredit AS. Pasar, menghambat pertumbuhan.
Sumber : Kitco.com



