Dilansir dari situs logam mulia Antam, harga emas hari ini naik menjadi Rp 987.000 per gram dari sebelumnya level Rp 984.000 per gramnya. Sementara itu, harga buyback juga mengalami kenaikan Rp 3.000 dari sebelumnya Rp 870.000 per gram menjadi Rp 873.000 per gram.
Dilansir dari Reuters, harga emas global pada hari Selasa ini stabil setelah mengalami penurunan pada perdagangan sebelumnya. Di pasar spot, harga emas bertahan di level US$ 1.852,84 per ounce setelah sempat menyentuh level tertingginya pada 9 Mei lalu di kisaran US$ 1.865,29 per ounce. Di sisi lain, imbal hasil obligasi pemerintah AS dengan tenor 10 tahun atau US Treasury mulai mereda, turut mendukung permintaan komoditas emas.
Menurunnya dolar ke level terendah dalam sebulan, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. “Pedagang dan selera risiko investor tetap jauh kurang kuat yang mendorong beberapa permintaan safe haven untuk emas. Investor mulai menyadari bahwa inflasi akan menjadi masalah lebih lama daripada hanya periode sementara.”
Daya tarik emas meredup, imbal hasil US Treasury AS naik hari ini. Meskipun emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS, yang meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.
sumber : kontan.co.id & katada.co.id





