Harga emas telah turun tajam ke daerah negatif karena harga konsumen AS naik lebih berasal yg diperlukan pada bulan september, menaikkan prospek bahwa federal reserve akan mempertahankan perilaku kebijakan moneter yang agresif sepanjang sisa tahun ini.
Kamis, departemen tenaga kerja AS mengatakan indeks harga konsumen yang banyak diantisipasi naik 0,4% bulan lalu setelah naik 0,1% pada agustus. Ekonom mencari kenaikan 0,dua%.
Laporan itu berkata bahwa inflasi tahunan naik 8,dua% bulan kemudian. Ekonom mengharapkan buat melihat kenaikan 8,1%.
Core cpi, yg menghapus harga kuliner serta tenaga yg bergejolak, naik tajam sebanyak 0,6% bulan lalu. Berdasarkan asumsi konsensus, para ekonom mencari kenaikan 0,4%.
Buat tahun ini, inflasi inti naik 6,6%.
Pasar emas tidak mampu menunda momentum solid pada dolar AS serta kenaikan imbal yang akan terjadi obligasi. Emas berjangka desember terakhir diperdagangkan di $1.666 per ounce, turun 0,69% hari ini.
Laporan tadi mencatat bahwa ancaman inflasi tumbuh serta mengalir ke ekonomi umum sebab makanan, tempat tinggal serta biaya medis melebihi penurunan harga tenaga. Laporan itu mengatakan harga bensin turun 4,9% bulan lalu, dengan indeks energi holistik turun dua,1%.
Data inflasi yg lebih panas berasal perkiraan datang satu hari sesudah selebaran dari rendezvous kebijakan moneter federal reserve september memberikan bahwa bank sentral berkomitmen buat menurunkan harga konsumen bahkan waktu ekonomi melemah.
Menjadi reaksi terhadap nomor cpi, pasar sudah sepenuhnya memperhitungkan konvoi 75 basis poin bulan depan dan melihat kemungkinan kecil konvoi penuh 1%. Ekspektasi buat kenaikan 75 basis poin jua melonjak tajam buat desember.
Analis berkata bahwa kenaikan suku bunga, mendukung dolar AS pada level tertinggi 20 tahun akan terus menjadi hambatan kuat buat harga emas.
sumber kitco.com




