Madyjewellery.id – Meningkatnya ekspektasi bahwa federal reserve akan mengakhiri daur pengetatannya sesudah keputusan kebijakan moneter minggu depan memberikan momentum baru bagi pasar emas karena harga menguji titik resistensi penting lainnya.
Nilai emas telah mencapai level tertinggi tujuh minggu, dengan emas berjangka agustus ketika ini diperdagangkan di $1.979,90 per ons, naik 1,dua% di hari itu. Dari beberapa analis pasar, ini mampu menjadi awal dari desakan baru ke $2.000 per ons.
Julia cordova, pendiri cordovatrades.Com, mengatakan bahwa aksi nilai emas sedang menghasilkan pola bull-flag teknis, dan penutupan mingguan di atas $1.973 akan menjadi langkah breakout.
Dia menambahkan bahwa level resistensi berikutnya yang harus diperhatikan merupakan sekitar $2.017 sampai $dua.020. Dia mengatakan level ini bisa diuji paling cepat minggu depan.
James stanley, pakar taktik pasar di stonex, berkata bahwa kenaikan emas sepenuhnya mengendalikan pasar. Beliau menambahkan bahwa beliau jua mengamati level $dua.000 menggunakan cermat.
“mungkin butuh satu alias 2 hari lagi, akan tetapi momentum serta sentimennya terdapat,” katanya.
Menurut analis, emas mendapatkan penawaran sebab pasar berharap minggu depan akan sebagai kenaikan suku kembang terakhir federal reserve pada siklus pengetatan ini. Pasar mempunyai harga yang cukup tinggi pada konvoi 25 pedoman poin rabu depan.
Stanley menambahkan bahwa angka penjualan ritel AS yg lebih lemah dari perkiraan menambah ekspektasi pasar pada hari selasa. Penjualan ritel AS naik 0,dua% pada bulan juni, menyusul kenaikan 0,5% yang direvisi pada bulan mei, berdasarkan informasi teranyar dari departemen perdagangan AS. Ekonom mengharapkan kenaikan 0,4% dalam kuantitas headline bulan kemudian.
Paul ashworth, ketua ekonom amerika utara pada capital economics, mengatakan bahwa beliau mengharapkan ini sebagai dini berasal apa yang mampu menjadi tren penurunan konsumsi konsumen yg berkepanjangan, yg akan membebani aktivitas ekonomi.
“menggunakan keunggulan deposito nyaris dihilangkan, akibat dari suku bunga yg lebih tinggi serta syarat cicilan yang lebih ketat secara bertahap mulai masuk, dan pembayaran kembali pinjaman mahasiswa dijadwalkan buat dilanjutkan, kami beropini pertumbuhan konsumsi bakal terus menurun pada paruh ke 2 tahun ini,” katanya. .
Naeem aslam, kepala investasi di zaye capital markets, mengatakan bahwa beliau mengharapkan kenaikan suku kembang minggu depan menjadi yang terakhir dari federal reserve, yg bakal terus mendukung nilai emas .
“kami berpikir bahwa ada pemahaman yang jelas pada antara para pelaku pasar bahwa minggu depan fed akan menembakkan peluru terakhir dari senjatanya — asal sana serta seterusnya, dialog hanya ihwal jeda yg sedang berlangsung dan kemungkinan penurunan suku bunga. Kami yakin semua itu akan sangat positif buat nilai emas,” ucapnya.
sumber : kitco.com


