Pasar emas mencapai posisi terendah harian baru setelah sentimen konsumen michigan naik di bulan oktober.
University of michigan berkata bahwa perkiraan awal survei sentimen konsumen naik tipis ke pembacaan 59,8 asal pembacaan september di 58,6. Data mengalahkan panggilan konsensus pasar yang mengharapkan angka 59,0.
“sentimen konsumen intinya tidak berubah di 1,2 poin indeks di atas september, meskipun ada peningkatan 23% dalam syarat pembelian waktu ini untuk barang tahan lama karena berkurangnya hambatan pasokan. Sentimen sekarang 9,8 poin di atas level terendah sepanjang masa yg dicapai di bulan juni, tetapi peningkatan ini permanen tentatif, karena indeks ekspektasi turun 3% dari bulan lalu,” istilah survei tadi.
Laporan sentimen konsumen jua mengungkapkan bahwa ekspektasi inflasi masih semakin tinggi di semua grup usia, pendapatan, serta pendidikan. Tingkat inflasi tahun depan naik menjadi lima,1% selesainya mencapai 4,7% di bulan sebelumnya, survei menunjukkan.
Ekspektasi inflasi 5 tahun juga naik tipis menjadi dua,9% pada bulan oktober berasal 2,7% yg tercatat pada bulan september.
“setelah tiga bulan mengharapkan kenaikan minimal harga gas pada tahun depan, ekspektasi jangka pendek serta jangka panjang rebound di bulan oktober,” catat laporan itu.
Pasar emas berdetak turun serta mencapai tertinggi harian baru sebagai respons terhadap data sentimen. Emas berjangka comex desember terakhir diperdagangkan di $1,655.60 per ounce, turun 1,28% hari ini.
Peningkatan indeks headline terutama sebab indeks kondisi waktu ini, yang naik dari 59,7% menjadi 65,tiga%, istilah kepala ekonom capital economics amerika utara paul ashworth. Dan itu berarti perbaikan bisa bersifat ad interim, dengan kondisi november memburuk dengan cepat.
“indeks ekspektasi ke depan turun … kepercayaan konsumen tetap sangat rendah – setara dengan titik terendah selama krisis keuangan tahun 2008 dan jauh pada bawah level selama termin awal pandemi. Meskipun bukan panduan yg bagus untuk pengeluaran aktual pada beberapa tahun terakhir, kurangnya kepercayaan konsisten dengan penurunan pribadi dalam konsumsi riil. Selanjutnya, dengan harga bensin naik lagi sekarang serta pasar saham mencapai posisi terendah baru, kepercayaan mampu semakin memburuk pada bulan november,” kata ashworth.
sumber : kitco.com




