Harga emas internasional dibuka amblas pada perdagangan Rabu pagi. Hal itu karena dolar dan imbal hasil surat berharga AS yang menguat usai investor menanti isyarat baru dari rencana kebijakan moneter Federal Reserve.
Dilansir dari Economic Times pada Rabu 22 Juni 2022, harga emas di pasar spot turun sebesar 0,3 persen ke level US$1.827,69 per ons. Sedangkan, emas berjangka AS turun sebesar 0,5 persen ke level US$1.830,20 per ons. Diketahui, dolar AS menguat dan membuat emas batangan lebih mahal bagi pembeli non dolar.
Terlebih The Fed kemungkinan akan menaikkan suku bunga 75 basis poin (bp) lagi pada Juli, lalu 50 bp pada September. Dan akibat suku bunga yang tinggi dan imbal hasil yang naik buat biaya memegang emas tak hasilkan bunga. Sedangkan, ara pemimpin Uni Eropa akan mempertahankan tekanan pada Rusia saat pertemuan puncak mereka minggu ini, dengan berkomitmen untuk lanjutkan pemberian sanksi.



