Madyjewellery.id – Kini saatnya bagi investor buat melihat membentuk posisi strategis di pasar emas , berdasarkan salah satu pakar strategi pasar, karena harga diperkirakan akan berjuang pada waktu dekat sebab kenaikan imbal hasil obligasi dalam jangka pendek. Melengkung.
Pada sebuah wawancara menggunakan kitco news, ronald-peter stöferle, kawan pengelola dan manajer dana di incrementum ag dan galat satu penulis laporan tahunan in gold we trust, berkata bahwa dia mengharapkan buat melihat harga emas yang lebih rendah dalam saat dekat sebab pasar mulai menghargai tindakan kebijakan moneter agresif lebih lanjut berasal federal reserve.
Inflasi yang monoton lebih tinggi sudah mendorong pasar buat memperkirakan peluang 21% bahwa federal reserve akan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin bulan depan. Pergeseran ekspektasi ini telah mendorong imbal yang akan terjadi nota 2 tahun AS pada atas 4,6%, level tertinggi sejak 2007.
Di ketika yang sama, imbal akibat nota satu tahun pada atas lima%. Stöferle mencatat bahwa ketika melihat ekspektasi inflasi, imbal akibat obligasi riil ketika ini terlihat positif.
“ini adalah lingkungan yang sulit untuk emas serta aku memperkirakan akan melihat risiko penurunan lebih lanjut dalam beberapa minggu mendatang,” pungkasnya.
Komentar itu muncul sesudah emas berjangka april berakhir pekan lalu di wilayah netral pada lebih kurang $1.850 per ons. Pasar tutup pada hari senin buat akhir pekan panjang hari presiden.
Namun, stöferle menambahkan bahwa pasar emas terus membagikan kekuatan relatif meski terdapat tekanan jual. Dia menjelaskan bahwa dia melihat aksi harga serta kekuatan yg andal pada emas sebab pasar menyerukan retorika hawkish bank sentral.
Kenaikan imbal yang akan terjadi obligasi jangka pendek sudah mendorong kurva imbal hasil terbalik ke level terlebar pada 40 tahun. Stöferle berkata bahwa tren pasar ini membagikan bahwa hanya problem waktu sebelum AS jatuh ke pada resesi dan federal reserve terpaksa melepaskan pengetatan agresifnya.
Stöferle mengatakan bahwa beliau mengharapkan segera setelah pengangguran mulai meningkat, fed akan segera melonggarkan suku bunga.
“dalam in gold we trust 2022, kami berkata bahwa para gubernur bank sentral artinya merpati dalam sandang hawkish dan tidak terdapat yang kami lihat yg mengganti pandangan ini,” ucapnya. “begitu pasar kredit mengetat, tidak mungkin the fed atau bank sentral mana pun akan tetap hawkish.”
Sementara ada optimisme yg berkembang pada pasar bahwa AS dapat menghindari resesi, stöferle mengatakan bahwa banyak investor meremehkan jeda waktu dalam kebijakan moneter. Beliau menambahkan bahwa federal reserve telah membentuk kesalahan kebijakan serta hanya dilema ketika sebelum ada yang rusak.
Federal reserve tidak hanya menaikkan suku bunga sebesar 450 basis poin pada siklus pengetatan ini, namun jua mengurangi neraca keuangannya sebanyak $500 miliar. Stöferle berkata bahwa hanya duduk perkara ketika sebelum ekonomi merasakan imbas dari berkurangnya likuiditas di pasar.
“cita rasanya mirip berada di ruangan yang kehilangan oksigen. Awalnya, anda mungkin tidak memperhatikan apa pun, namun lalu semakin sulit bernapas. Segera, anda bergegas ke pintu keluar, berharap bisa keluar sebelum terlambat,” ucapnya. . “tidak hanya risiko resesi yg semakin tinggi, akan tetapi saya pikir kita mampu melihat krisis fiskal yang akbar.”
Pada lingkungan ini, stöferle mengatakan bahwa sekaranglah waktunya buat memanfaatkan harga emas yg lebih rendah dan menciptakan posisi strategis menjelang paruh kedua tahun ini. Beliau menambahkan bahwa salah satu strategi yang harus diperhatikan investor merupakan membangun posisi melalui rata-rata porto, pada mana anda ingin membeli dengan harga yg lebih rendah secara berturut-turut.
Meskipun harga lebih rendah pada saat dekat, stöferle berkata bahwa harga emas masih berada di jalur buat mengakhiri tahun pada atas $2.000 per ons.
Sumber : kitco.com


