Madyjewellery.id – Analis telah memperingatkan investor bahwa pasar emas akan mengalami kemunduran selama berminggu-minggu, jadi ad interim besarnya aksi jual minggu ini mengejutkan, arahnya tidak.
Saat januari berakhir, emas melihat awal terbaik tahun ini dalam satu dekade, tetapi momentum berubah datang-tiba ketika februari dimulai, dan logam mulia ingin mengakhiri minggu ini menggunakan kerugian tiga,5%, cara yg mengagumkan buat mengakhiri enam kemenangan beruntun -minggu.
Aksi jual emas dimulai pada hari kamis, tetapi harga turun seperti batu di hari jumat sehabis biro statistik tenaga kerja berkata ekonomi AS membangun 517.000 pekerjaan bulan lalu , secara akbar-besaran mengalahkan ekspektasi. Ekonom mengharapkan buat melihat kenaikan pekerjaan sekitar 193.000.
Reaksi emas terhadap nomor ketenagakerjaan yg mengejutkan menunjukkan bahwa nasib logam mulia permanen terikat pada federal reserve dan dolar AS. Ekonom mencatat bahwa Jika pasar tenaga kerja permanen bertenaga, bank sentral AS akan dipaksa buat mempertahankan kebijakan moneter yg agresif lebih lama asal yg diperkirakan.
Saat ini, pasar mengharapkan federal reserve menaikkan suku bunga sekali lagi pada bulan maret. Pasar jua menilai potensi penurunan suku bunga pada akhir tahun. Tetapi, ekspektasi ini bisa mulai bergeser sehabis laporan ketenagakerjaan ini.
Ad interim kebijakan moneter AS tetap sebagai angin sakal yg signifikan buat emas, satu hal yang dipelajari investor minggu lalu, ialah bahwa logam mulia lebih berasal sekadar permintaan investasi.
Minggu ini dewan emas global menyoroti kedalaman pertumbuhan pasar emas karena permintaan fisik untuk logam mulia tumbuh 18% tahun kemudian . Pasar dipimpin sang pembelian emas batangan yg solid berasal investor ritel. Bank-bank sentral jua sangat menginginkan emas pada paruh kedua tahun ini.
Menurut wgc, bank sentral membeli 1.136 ton tahun kemudian — paling banyak sejak 1967. Menurut george milling-stanley, ketua taktik emas pada state street global advisors, permintaan bank sentral tidak akan kemana-mana pada saat dekat dan ini akan menjadi dasar yang kokoh dalam harga.
“bank sentral pasar negara berkembang, rata-rata, mempunyai lebih kurang dua pertiga berasal cadangan mereka pada aset berdenominasi dolar serta kurang asal lima% dalam emas. Dan mereka ingin mengganti rasio itu. Mereka menginginkan lebih sedikit dolar dan mereka menginginkan lebih banyak emas,” beliau mengatakan.
Dana moneter internasional jua memperhatikan minat baru bank sentral pada emas. Pada kertas kerja yg diterbitkan baru-baru ini, imf mencatat bahwa ketakutan akan hukuman ekonomi mendorong negara-negara buat melakukan diversifikasi menjauh berasal dolar AS .
Dengan dukungan ini pada pasar, bahkan di lingkungan saat ini, milling-stanley mengatakan sepertinya emas berada di jalur yg tepat buat mendorong balik di atas $dua.000 per ons tahun ini.
Milling-stanley bukan satu-satunya yang bullish pada emas. Mitra pengelola goehring & rozencwajg, leigh goehring, berkata kepada anna golubova asal kitco news bahwa inflasi akan sebagai persoalan selama satu dasa warsa, memicu rekor harga emas baru yg mencapai rekor tertinggi.
“emas akan mencapai rekor tertinggi tahun ini,” katanya.
Tentu saja, tidak semua analis bullish pada emas. Minggu ini london bullion market association merilis survei harga emas tahunannya. Anggota lbma melihat harga emas rata-rata tahun ini $1.859 per ons.
Ad interim emas mempunyai ruang buat turun sedikit lebih jauh, ada sentimen bullish jangka panjang di pasar yg sulit buat diabaikan.
Sumber : kitco.com
