Mady Jewellery.id – Pasar emas terus bertahan pada kisaran $1.950 per ounce dan tetap berharta dalam posisi yg baik buat menyalakan pulang tren naik jangka panjangnya sebab permintaan wujud yg baru memberikan momentum baru ke pasar, menurut keliru satu ahli seni manajemen pasar.
Pada sebuah wawancara menggunakan kitco news, george milling-stanley, ketua seni manajemen emas pada state street global advisors, mengatakan bahwa ia memperkirakan aktivitas emas akan semakin tinggi dalam beberapa minggu ke depan sebab konsumen balik ke pasar fisik menjelang hari raya serta bazar krusial pada amerika. India dan pasar negara berkembang lainnya.
Galat satu insiden krusial pada bulan november, menurutnya yg perlu diwaspadai penanammodal emas artinya bazar sinar india, diwali. Perhiasan emas serta emas batangan secara tradisional dibeli sebelum festival dan diberikan sebagai anugerah. Sesudah diwali ialah dini ekspresi dominan pernikahan di india, periode lain menggunakan permintaan emas konsumen yg bertenaga.
Di ketika yg sama, milling-stanley menambahkan bahwa Bila langkah-ancang-ancang stimulus tiongkok bisa mendukung perekonomian negara tersebut, beliau berspekulasi akan melihat permintaan wujud yang sehat berasal asia.
“Jika perekonomian tiongkok balik ke jalur yg benar, maka kita bakal memandang peningkatan signifikan dalam permintaan perhiasan emas. Ke mana pun tiongkok pergi, negara-negara berkembang lainnya pada asia bakal ikut serta serta Jika mereka dapat mendukung perekonomian mereka, maka aku perkirakan kita bakal melihat permintaan wujud yg bertenaga dari asia hingga paruh kedua tahun ini.”
Menggunakan sedikitnya arahan terhadap nilai emas, milling-stanley berkata bahwa permintaan konsumen dapat memainkan kiprah krusial pada mengembalikan nilai ke $dua.000 per ounce sebelum tahun baru. Prospek bullish ada sebab emas sukses mendorong kembali ke atas level kejiwaan utama di $1.950 per ounce, yang sudah sebagai titik support/resistance krusial sepanjang paruh pertama tahun 2023.
“Kami tidak mempunyai momentum nyata di nilai emas demam isu panas ini, namun ketika momentum tersebut meningkat, aku perkirakan hal itu akan mendorong nilai lebih tinggi. Wajar buat berpikir bahwa momentum dapat datang berasal peningkatan signifikan dalam permintaan perhiasan serta konsumen. ” dia mengatakan. “sehabis sekian usang saya mengamatinya, emas masih mempunyai kapabilitas buat mengejutkan saya dengan kecepatan pergerakannya ketika momentum akhirnya timbul.”
Meskipun investor sedang menunggu pemicu yang tepat untuk memicu reli baru, milling-stanley berkata pasar tidak dalam kondisi buruk . Logam mulia telah sukses mempertahankan bantuan jangka panjang di kisaran $1920 per ounce, bahkan ketika imbal yang akan terjadi obligasi 10-tahun terus diperdagangkan mendekati level tertinggi 15-tahun di atas 4%.
Milling-stanley mengatakan bahwa beliau tidak mengkhawatirkan imbal yang akan terjadi 10-tahun karena hal tadi tidak menyampaikan banyak momentum bagi dolar AS.
Sumber : Kitco.com



