Emas terus berjuang bahkan di tengah penurunan kuat dolar AS. Emas mempunyai keuntungan terhormat di perdagangan new york hari ini, tetapi melepaskan laba tersebut dalam perdagangan globex. Di penutupan perdagangan di new york hari ini, emas telah menambahkan nilai $15,10 serta ditetapkan di $1664. Di 16:30, kontrak desember paling aktif berbasis emas edt berjangka naik hanya $lima,80 atau 0,35% serta permanen di $1654,70. Kontrak desember diperdagangkan ke level tertinggi $1674,30 serta terendah $1649,10 sehabis dibuka hanya $0,80 pada atas level terendah hari ini.
Pelemahan dolar sebagai kontributor primer pada mendukung harga emas berkiprah lebih rendah. Waktu ini, dolar turun 1,182 poin atau -1,04% dan tetap pada 112,025. Seperti yg terlihat melalui kgx (kitco gold index) pelaku pasar sebagian besar adalah penjual menggunakan emas spot waktu ini permanen di $1649. Itu merupakan keuntungan bersih $4,60 hari ini. Namun, pada pemeriksaan lebih dekat, pelaku pasar merupakan penjual agresif yang mengambil emas fisik lebih rendah sebesar $12,80. Jika bukan sebab kelemahan dolar yg menambahkan keuntungan emas $17,40 tidak akan terdapat.
Pelaku pasar menyaksikan sentimen risk-on yg kuat di ekuitas AS. Dow naik 1,86%, sdanp 500 naik 2,65%, dan komposit nasdaq naik tiga,43%.
Pelaku pasar yg memperdagangkan logam mulia masih benar-benar risi wacana dua pertemuan fomc yang tersisa di bulan november dan desember. Secara luas diantisipasi bahwa ada kemungkinan besar bahwa kedua pertemuan federal reserve akan berisi kenaikan suku bunga masing-masing 75 basis poin.
Dari indera fedwatch cme, terdapat kemungkinan 97,4% bahwa federal reserve akan menaikkan suku bunga sebanyak % pada pertemuan fomc november serta kemungkinan 65,tiga% berasal kenaikan suku bunga % pada bulan desember. Ini akan membuat suku bunga dana fed fund asal antara 300 serta 325 basis poin ketika ini menjadi antara 450 sampai 475 basis poin di akhir 2022.
Pekan lalu pelaku pasar adalah pembeli aktif dari obligasi 30-tahun dan treasury notes 10-tahun yg menghasilkan kurva imbal akibat terbalik menggunakan imbal yang akan terjadi pada notes 10-tahun menggunakan harga sedikit di atas obligasi 30-tahun. Hari ini inversi itu sudah dinetralkan menggunakan baik menggunakan catatan 10-tahun serta obligasi 30-tahun membentuk 4,015%.
Inflasi terus berjalan pada level rekor dengan data inti ihk terbaru mengungkapkan sedikit peningkatan tekanan inflasi dari 6,3% di agustus sebagai 6,5% di september. Tetapi, zona euro mengalami taraf inflasi yang jauh lebih tinggi daripada amerika serikat dengan indeks cpi sekitar 10%. Selama inflasi permanen sangat panas serta persisten, mungil kemungkinan federal reserve akan mengurangi besarnya serta frekuensi kenaikan suku bunga. Masih sangat mungkin bahwa kebijakan moneter federal reserve yang sangat agresif akan membuat resesi di kuartal pertama tahun 2023. Pertanyaannya permanen seberapa pada resesi akan didapatkan dari kenaikan suku bunga fed yg proaktif.
sumber : kitco.com



