MadyJewellery.id — mas berjangka mencapai level tertinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya pada hari kamis, dengan kontrak bulan juni menembus batas perdagangan $dua,200 per ons dan sebagai $2,233 per ons di pukul 18:00 edt pada new york. Lonjakan luar biasa ini mendorong logam mulia ke harga tertinggi dalam sejarah, didorong oleh aneka macam faktor yang memicu kegilaan pembelian di kalangan penanammodal.
Galat satu katalis primer di kembali kenaikan nilai emas yang meroket adalah meningkatnya optimisme seputar potensi penurunan suku bunga oleh federal reserve. Pada pertemuan komite pasar terbuka federal (fomc) bulan desember dan maret, bank sentral merilis kompendium proyeksi ekonomi (sep), sebuah dokumen yang menguraikan ekspektasi personil pemungutan suara mengenai suku kembang pada masa depan.
Meskipun laporan inflasi baru-baru ini membagikan peningkatan tekanan inflasi yg tidak terduga, federal reserve permanen yakin bahwa perihal ini hanyalah anomali serta bukan awal asal tren yg mengkhawatirkan. Akibatnya, bank sentral permanen mempertahankan proyeksinya buat menerapkan serangkaian penurunan suku kembang sebanyak 0,75% mulai bulan juni, sebuah langkah yang menaikkan energi tarik emas menjadi aset safe-haven selama ambang suku kembang rendah.
Kecuali itu, lonjakan harga emas teranyar jua dipicu oleh peningkatan kegiatan pembelian dari bank sentral di seluruh dunia. Beberapa bank sentral sudah mengisyaratkan niat mereka untuk menurunkan suku kembang, sehingga menambah permintaan global terhadap logam mulia sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi serta volatilitas pasar.
Waktu amerika utara serta eropa bersiap menyambut akhir pekan paskah yang panjang, semua perhatian bakal tertuju di logam mulia. Terlepas dari perubahan jangka pendeknya, campur faktor-aspek yg mendorong kenaikan nilai emas sudah menarik perhatian investor pada seluruh dunia, bertahan statusnya menjadi aset penting pada ketika perekonomian sedang tidak menentu.
Sumber : Kitco.com


